<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>PALEMBANG IT II</title>
	<atom:link href="http://palembangit2.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://palembangit2.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com site</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Feb 2012 06:19:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='palembangit2.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/aca564012e0e958f8c8df5d1053188cd?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>PALEMBANG IT II</title>
		<link>http://palembangit2.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://palembangit2.wordpress.com/osd.xml" title="PALEMBANG IT II" />
	<atom:link rel='hub' href='http://palembangit2.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kepala Medi Retak dan Kaki Remuk Dilindas Dumptruck</title>
		<link>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/21/kepala-medi-retak-dan-kaki-remuk-dilindas-dumptruck/</link>
		<comments>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/21/kepala-medi-retak-dan-kaki-remuk-dilindas-dumptruck/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 16:17:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Lemabang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Metro News]]></category>
		<category><![CDATA[Metro Crime]]></category>
		<category><![CDATA[Metropolis]]></category>
		<category><![CDATA[Palembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://palembangit2.wordpress.com/?p=447</guid>
		<description><![CDATA[Korban Medi. SRIPOKU/ZAINI PALEMBANG &#8211; Muhammad Medi (35), tewas seketika usai kepalanya dilindas dumptruck, sementara kakak iparnya Nurbaiti (43) selamat meski tulang tengkoraknya mengalami akibat terkena bagian roda truk. Keduanya dihantam dumptruck saat menyeberang di depan Kantor Disdukcapil Palembang, Rabu (21/12/2011) pukul 10.00. Menurut keterangan Kanit Laka Polresta Palembang, Iptu Arman Sahti, ada empat orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=447&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://lemabangit2.files.wordpress.com/2011/12/laka9.jpg?w=615" title="Kepala Medi Retak dan Kaki Remuk Dilindas Dumptruck" alt="" width="615" /><br /><b>Korban Medi. SRIPOKU/ZAINI</b></p>
<p><b><font color="blue">PALEMBANG</font> <font color="red">&#8211;</font></b> Muhammad Medi (35), tewas seketika usai kepalanya dilindas dumptruck, sementara kakak iparnya Nurbaiti (43) selamat meski tulang tengkoraknya mengalami akibat terkena bagian roda truk. Keduanya dihantam dumptruck saat menyeberang di depan Kantor Disdukcapil Palembang, Rabu (21/12/2011) pukul 10.00.</p>
<p>Menurut keterangan Kanit Laka Polresta Palembang, Iptu Arman Sahti, ada empat orang yang menjadi korban kecelakaan.&#8221;Satu orang tewas di tempat dan satu orang sekarat. Yang lainnya hanya mengalami luka lecet dan shock,&#8221; ujarnya saat diwawancarai sripoku.com saat ditemui di lokasi kejadian.</p>
<p><span id="more-447"></span> Korban yang tewas bernama Muhammad Medi (35), di mana saat kejadian, tengah menemani kakak iparnya, Nurbaiti (43), warga Jl PSI Kenayan RT 9 RW 3 Karang Anyar, Gandus, membuat akta kelahiran.</p>
<p>Menurut keterangan pihak kepolisian, kedua korban yang masih satu keluarga itu baru saja memfotokopi berkas di ruko depan kantor Disdukcapil Palembang.</p>
<p>&#8220;Karena di Kantor Disdukcapil tidak ada mesin fotokopi. Di sekitarnya juga tidak ada, yang ada hanya di seberang kantor. Seharusnya, Disdukcapil menyediakan jasa mesin fotokopi, agar tidak merepotkan masyarakat,&#8221; ujar salah seorang anggota Unit laka.</p>
<p>Adapun informasi yang berhasil dihimpun, Muhammad Medi dan Nurbaiti saat kejadian hendak memfotokopi berkas yang kurang, bersama dua orang lain yang menjadi korban yakni Maryati (60) dan Maryono (65).</p>
<p>Empat orang ini lalu menyeberang dan tanpa diketahui datang mobil dumptruck pengangkut pasir, nomor polisi BG 8764 E, dari arah Griya Agung yang dikendarai oleh Jemimi Anto (40), warga Komplek Perumnas Tl Kelapa 4 A no 21 Blok V RT 28 dengan kecepatan tinggi.</p>
<p>Tanpa ampun keempatnya langsung dihantam oleh truk. Muhammad Medi merupakan korban pertama kali yang dihantam truk kemudian Nurbaiti yang menjadi korban kedua. Sedangkan Maryati dan Maryono, luput  dari kecelakaan dan hanya mengalami luka lecet.</p>
<p>Muhammad Medi langsung tewas seketika dengan luka robek di kening dan lengan kanan remuk di bawah mobil dumptruck. Sedangkan Nurbaiti mengalami luka robek di wajah hingga tengkoraknya terlihat akibat dilindas ban belakang truk dan kaki kanan remuk. Walaupun mengalami luka cukup parah, nyawa Nurbaiti tertolong. Kedua korban langsung dibawa ke RS Siti Khadijah oleh warga sekitar.</p>
<p>Sedangkan pengakuan dari si supir saat ditemui Sripo di Pos lakalantas Pakjo, ia sudah tahu kalau ada orang yang akan menyeberang. &#8220;Posisi mobil aku kan di tengah, waktu lihat ada orang mau nyeberang, aku belok ke kiri. Idak tahunyo ado mobil dari depan yang lewat. Korban itu yang nak nyebrang, mundur lagi, laju ke tabrak,&#8221; ujarnya.</p>
<p><b>Penulis : Iswahyudi<br />
Editor : Hendra Kusuma<br />
<a href="http://palembang.tribunnews.com" target="_blank">Sriwijaya Post</a> &#8211; Rabu, 21 Desember 2011 21:38 WIB</b></p>
<p><img src="http://lemabangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks50b11.gif?w=615&#038;h=48" alt="" width="615" height="48" /><br /><img src="http://lemabangit2.files.wordpress.com/2011/12/medd.jpg?w=615&#038;h=300" title="Istri Medi histeris saat mendapati suaminya meninggal" alt="" width="615" height="300" /><br /><b>Istri Medi histeris saat mendapati suaminya meninggal. SRIPOKU/ZAINI</b></p>
<p><b>KELUARGA</b> M Medi mendatangi IGD RS Siti Khadijah, Rabu (21/12/2011) malam. Mereka tidak menyangka korban tewas. Bahkan Shinta (30), istri korban, tak dapat menahan air matanya dan histeris begitu mendengar suaminya tewas seketika.</p>
<p>&#8220;Yang benar Pak? Ya Allah&#8230;,&#8221; ujarnya saat diberitahu anggota polisis bahwa suaminya meninggal.</p>
<p>Anaknya yang masih berusia dua bulan saat digendong, langsung diambil oleh suster rumah sakit karena takut Shinta pingsan.</p>
<p>Menurut Shinta, ia tidak berfirasat apapun saat suaminya diminta menemani membuat akta kelahiran.</p>
<p>&#8220;Tidak ada firasat, tadi pamit bae saat rewangi buat akta kelahiran,&#8221; ujarnya sambil menangis.</p>
<p>Sedangkan suami dari Nurbaiti, Muhammad Yusuf (48), langsung histeri melihat kondisi istrinya yang terbaring dengan tangan kaki dan wajah diperban.</p>
<p>Ia tidak menerima istrinya yang mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. &#8220;Cakmano ceritonyo pacak ditabrak itu oi?,&#8221; teriaknya sambil dibopong anggota polisi. Menurut Yusuf, istrinya itu sedang membuat akta kelahiran untuk anak mereka sambil ditemani Medi, adik iparnya.</p>
<p><b>Penulis : Iswahyudi<br />
Editor : Hendra Kusuma<br />
<a href="http://palembang.tribunnews.com" target="_blank">Sriwijaya Post</a> &#8211; Rabu, 21 Desember 2011 22:15 WIB</b></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/palembangit2.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/palembangit2.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/palembangit2.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/palembangit2.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/palembangit2.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/palembangit2.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/palembangit2.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/palembangit2.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/palembangit2.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/palembangit2.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/palembangit2.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/palembangit2.wordpress.com/447/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/palembangit2.wordpress.com/447/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/palembangit2.wordpress.com/447/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=447&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/21/kepala-medi-retak-dan-kaki-remuk-dilindas-dumptruck/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61439429e361d8ab9473fddf54bc6687?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">M. Ridwan (Iwan Lemabang).</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lemabangit2.files.wordpress.com/2011/12/laka9.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kepala Medi Retak dan Kaki Remuk Dilindas Dumptruck</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lemabangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks50b11.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://lemabangit2.files.wordpress.com/2011/12/medd.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Istri Medi histeris saat mendapati suaminya meninggal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RISIKO TAMU</title>
		<link>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/08/risiko-tamu/</link>
		<comments>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/08/risiko-tamu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 06:34:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Lemabang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sport News]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[SFC Mania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://palembangit2.wordpress.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[BELUM MAKSIMAL : Defender Sriwijaya FC, Suardi Nasir, tanpa takut lakukan heading meski harus berhadapan kaki winnger Persib Bandung, Atep, pada laga kedua Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 ini, Persib keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, kemarin (7/12). BANDUNG &#8211; Sriwijaya FC gagal tambah koleksi poin pada laga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=435&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/buhe-8des2011.jpg?w=610&#038;h=320" title="RISIKO TAMU" alt="" width="610" height="320" /><br /><b>BELUM MAKSIMAL</b> : Defender Sriwijaya FC, Suardi Nasir, tanpa takut lakukan heading meski harus berhadapan kaki winnger Persib Bandung, Atep, pada laga kedua Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 ini, Persib keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, kemarin (7/12).</p>
<p><span id="more-435"></span></p>
<p><b><font color="blue">BANDUNG</font></b> <font color="red">&#8211;</font> Sriwijaya FC gagal tambah koleksi poin pada laga kedua Indonesia Super League (ISL) 2011/2012. Bertindak sebagai tim tamu, Laskar Wong Kito (sebutan Sriwijaya FC) harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor 0-1 (0-1) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Bandung, kemarin (7/12). Gol kemenangan Maung Bandung (julukan Persib) tercipta lewat tendangan penalti Miljan Radovic menit 20.<br />
Kekalahan tersebut memaksa tim double winner edisi 2007 ini, turun tiga tingkat klasemen sementara di posisi 6 dengan torehan 3 poin dengan rincian sekali menang dan sekali kalah (surplus 2 gol). Kemenangan perdana Ferry Rotinsulu dkk didapat atas Pelita Jaya dengan skor 3-1 di Kerawang, (3/12) lalu.</p>
<p>Bagi Persib donasi tiga angka sudah cukup melambungkan hingga ke posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 6 poin dengan catatan dua kali menang (surplus 2 gol). Hanya beda selisih gol dengan Persiwa sebagai capolista atau pemimpin klasemen sementara (surplus 4 gol).</p>
<p>“Mungkin karena penalti. Hanya itu yang membuat kami kalah. Sebab kami mampu menguasai permainan di sepanjang pertandingan,” kata Head Coach Sriwijaya FC, Kas Hartadi, saat dikonfirmasi Sumatera Ekspres, kemarin.</p>
<p>“Saya sendiri kurang setuju jika wasit menunjuk titik putih ketika tangan Firman Utina dibilang menyentuh bola tepat di daerah terlarang. Begitu jelas terlihat jika tangan Firman pasif. Namun itu tadi risiko tim tamu, mau bagaimana lagi. Yang jelas saya kecewa dengan penalti itu,” tambah mantan pemain tim nasional (timnas) Indonesia tersebut.   </p>
<p>Kas (begitu akrab disapa) tidak menampik jika kekalahannya disebut karena kurang beruntung. Itu bisa dilihat dari banyaknya peluang emas yang tidak dapat dikonversikan jadi gol. Sebut saja kans striker Keith Kayamba Gumbs menit keenam, lalu gelandang Firman Utina tiga menit berselang tendangannya masih melebar. Setelah itu kesempatan Supardi Nasir jelang bubaran, sayang heading-nya masih menyamping.</p>
<p>“Peluang kita sangat banyak. Namun saya tidak bisa menyalahkan finishing touch (penyelesaian akhir). Yang jelas tetap ada evaluasi. Itu (evaluasi, <b>red</b>) akan kami lakukan saat berlatih kembali ke Palembang. Besok (hari ini, <b>red</b>) pukul 17.00 WIB kami kembali ke Palembang,” lanjut ayah satu anak ini.</p>
<p>Sejak peluit awal dibunyikan wasit Maslah Iskan, Sriwijaya FC langsung mengambil inisiatif serangan. Winger Siswanto langsung mengancam gawang menit kedua. Tapi sayang sepakannya memaksa bola melambung. Tak sampai di situ menit keenam, giliran Keith Kayamba Gumbs memperoleh peluang emas setelah lolos dari jebakan offside dan hanya berhadapan dengan kiper Jendri Pitoy. Lagi-lagi sayang sontekannya masih melayang di atas mistar gawang.</p>
<p>Tiga menit berselang, giliran Firman Utina yang meneror gawang Persib. Midfielder timnas Indonesia ini, melepaskan tembakan keras menyusur tanah dari luar kotak penalti. Tetapi kembali peluang tersebut menjadi sia-sia karena bola masih belum menemui sasaran.<br />
Tapi sayang, menit 20 Sriwijaya justru kecolongan lewat tendangan penalti Miljan Radovic. Berawal dari sepak pojok (sudut kanan) tembakan Atep melambung melewati jangkauan penjaga gawang Ferry Rotinsulu. Bola melaju kencang hingga menuju Firman Utina dan melakukan handsball di kotak penalti sehingga tim Maung Bandung mendapatkan hadiah penalti.</p>
<p>Miljan Radovic sebagai eksekutor tidak sia-siakan kesempatan tersebut untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0. Dengan dingin pemain impor asal Montenegro itu, melesakkan bola di sudut kanan tanpa dapat dijangkau Ferry.  </p>
<p>Meski tertinggal tak membuat pasukan kuning-kuning ini patah semangat.  Bahkan intensitas serangan makin ditingkatkan. Alhasil Sriwijaya kembali memperoleh peluang emas di menit ke-29 memanfaatkan kemelut di depan gawang. Namun kemelut di depan gawang tak bisa dimanfaatkan Muhammad Ridwan dan Gumbs, sehingga kedudukan 1-0 tidak berubah hingga babak pertama berakhir.</p>
<p>Pada babak kedua, pertandingan berjalan lebih panas, beberapa kali pertandingan sempat terhenti sejenak karena terjadi keributan kecil antara pemain kedua kesebelasan. Sriwijaya yang memburu gol untuk menyamakan kedudukan kembali terlihat lebih bernafsu dalam melakukan serangan. Pada menit ke-70 Thiery Gattusi hampir berhasil memanfaatkan bola umpan Hilton Moreira, beruntung Abanda Herman dengan sigap memotong bola sehingga Jandri Pitoy mampu menguasai bola dengan baik.</p>
<p>Pada menit ke-76, Nova Arianto harus menyudahi pertandingan lebih cepat setelah mendapatkan kartu kuning kedua menyusul ganjalannya terhadap Atep di dekat kotak penalti. Hal tersebut membuat usaha Sriwijaya FC menyamakan kedudukan semakin sulit.</p>
<p>Namun, meskipun bermain dengan sepuluh pemain, Sriwijaya terus menggempur pertahanan tim tuan rumah. Pada menit ke-82, Supardi yang berada di dalam kotak penalti tanpa pengawalan gagal menanduk bola ke gawang Persib yang dikawal oleh Jendri Pitoy. Dan kokohnya pertahanan Persib akhirnya membuat Sriwijaya gagal untuk membuat kedudukan imbang. Keunggulan 1-0 untuk Persib menjadi hasil akhir pertandingan bigmatch tersebut.</p>
<p>Meski demikian, suami Sri Hastuti engan terlarut dalam kekecewaan. Dia minta pada anak buahnya untuk melupakan hasil negatif itu, untuk menyongsong laga selanjutnya jamu PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring Sport City (11/12) nanti.  </p>
<p>“Kami bersyukur Sriwijaya bisa kembali pakai Stadion Gelora. Tentu kami ingin tampil maksimal pada laga kandang perdana. Kemenangan menjadi target utama selain untuk hiburan buat fans (Sriwijaya Mania), juga gengsi Sumatera karena PSPS,” tambah mantan pemain Kramayudha Tiga Berlian ini.</p>
<p>Bagaimana Persib? Pelatih Persib Mamic mengakui senang bisa mengamankan tiga angka. Namun dia masih belum puas hati, lantaran hanya unggul satu gol. “Sebenarnya kita bisa mendapatkan hasil yang lebih baik pada pertandingan sore ini (kemarin, red). Kemenangan 1-0 belumlah hasil maksimal yang seharusnya bisa dipersembahkan,” timpal dia.</p>
<p>“Tapi saya sangat senang anak-anak bisa mempertahankan keunggulan yang kita dapat di awal pertandingan, sampai pertandingan berakhir. Ini patut kita syukuri paling tidak akan jadi modal penting untuk menghadapi laga away kontra Deltras (12/12) nanti,” pungkas dia. <b><font color="blue">(mg42/ce1)</font></b></p>
<p><b>Sumatera Ekspres, Kamis, 8 DEsember 2011</b></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/palembangit2.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/palembangit2.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/palembangit2.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/palembangit2.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/palembangit2.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/palembangit2.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/palembangit2.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/palembangit2.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/palembangit2.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/palembangit2.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/palembangit2.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/palembangit2.wordpress.com/435/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/palembangit2.wordpress.com/435/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/palembangit2.wordpress.com/435/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=435&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/08/risiko-tamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61439429e361d8ab9473fddf54bc6687?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">M. Ridwan (Iwan Lemabang).</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/buhe-8des2011.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">RISIKO TAMU</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Duh, Palembang Banjir Lagi</title>
		<link>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/08/duh-palembang-banjir-lagi/</link>
		<comments>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/08/duh-palembang-banjir-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 06:18:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Lemabang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Metro News]]></category>
		<category><![CDATA[Kec IT II]]></category>
		<category><![CDATA[Palembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://palembangit2.wordpress.com/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[IT II &#8211; Hujan deras yang mengguyur Palembang sekitar 2 jam kemarin (7/12) mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Metropolis terendam banjir. Pantauan Sumatera Ekspres, sejumlah ruas jalan yang tergenang banjir seperti di Jl R Sukamto, Jl Pipa, Jl Pindang Ria di sekip ujung, Mayor Ruslan dan M Isa. Sedangkan untuk kawasan SU di Jl DI [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=431&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/kec1-8des2011.jpg"><img class="alignleft" src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/kec1-8des2011.jpg?w=270&#038;h=98" title="Duh, Palembang Banjir Lagi" alt="" width="270" height="98" /></a> <b><font color="blue">IT II</font></b> <font color="red">&#8211;</font>  Hujan deras yang mengguyur Palembang sekitar 2 jam kemarin (7/12) mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Metropolis terendam banjir.  Pantauan Sumatera Ekspres, sejumlah ruas jalan yang tergenang banjir  seperti di Jl R Sukamto, Jl Pipa, Jl Pindang Ria di sekip ujung, Mayor Ruslan dan M Isa. Sedangkan untuk kawasan SU di Jl DI Panjaitan.</p>
<p>Banjir di simpang tiga Jl Mayor Ruslan-M Isa menyebabkan terjadinya kemacetan kendaraan hingga sekitar 1 km di kedua belah ruas jalan. Tak hanya itu, sejumlah siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 6, terpaksa pulang dengan sepatu basah.</p>
<p><span id="more-431"></span></p>
<p>Bahkan, sejumlah siswa lainnya pulang tanpa alas kaki. Agar tidak basah, para siswa tadi menenenteng sepatunya sejak keluar dari halaman sekolah dan berjalan kaki sekitar 200-300 meter dari Jl Mayor Ruslan ke Jl M Isa.</p>
<p>Ruli, pemilik warung di Jl Mayor Ruslan mengatakan, lokasi tersebut memang kerap menjadi langganan banjir. ÓMungkin sudah sepuluh tahun terakhir ini,Ó ujarnya, kemarin. Biasanya, kata pria paruh baya itu, banjir tak hanya terjadi saat hujan deras, tapi juga saat hujan turun dalam waktu yang lama.</p>
<p>ÓYah, 15 menit saja hujan, sudah banjir. Apalagi kalau hujannya deras,Ó ungkap Rudi. Kadang genangan air yang diduga terjadi akibat buruknya tersumbatnya saluran air di sekitar lokasi masuk hingga ke dalam rumah.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Palembang, Ir Kira Tarigan mengaku jika pihaknya terus melakukan berbagai upaya penanggulangan genangan air dengan menormalisasi kolam retensi, saluran drainase dan pemasangan pompa.</p>
<p>Sejumlah upaya yang dilakukan tersebut, jelasnya, telah berhasil mengurangi lama dan tinggi genangan air. Jika sebelumnya genangan air terjadi 6 jam bisa dikurangi menjadi 2-4 jam saja. ÓBegitu juga dengan ketinggian air yang sebelumnya sekitar 40 cm menjadi 20 cm,Ó tukasnya. <b><font color="blue">(mg13)</font></b></p>
<p><b>Sumatera Ekspres, Kamis, 8 Desember 2011</b>  	</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/palembangit2.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/palembangit2.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/palembangit2.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/palembangit2.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/palembangit2.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/palembangit2.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/palembangit2.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/palembangit2.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/palembangit2.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/palembangit2.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/palembangit2.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/palembangit2.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/palembangit2.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/palembangit2.wordpress.com/431/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=431&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/08/duh-palembang-banjir-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61439429e361d8ab9473fddf54bc6687?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">M. Ridwan (Iwan Lemabang).</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/kec1-8des2011.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Duh, Palembang Banjir Lagi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>28 Penyelam Dikerahkan ke Dasar Mahakam</title>
		<link>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/07/28-penyelam-dikerahkan-ke-dasar-mahakam/</link>
		<comments>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/07/28-penyelam-dikerahkan-ke-dasar-mahakam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 11:35:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Lemabang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://palembangit2.wordpress.com/?p=341</guid>
		<description><![CDATA[Jembatan Mahakam yang melintasi Sungai Mahakam dan membentang antara Kota Tenggarong dan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Sabtu (26/11/2011) sore runtuh. Jembatan yang dibangun tahun 1995 dengan panjang total 710 meter tersebut merupakan salah satu penghubung penting jalur lintas darat Tenggarong dengan Samarinda dan Balikpapan, Kalimantan Timur. Sedikitnya empat orang tewas dan puluhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=341&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/kukar-5.jpg?w=610&#038;h=320" alt="" width="610" height="320" /></a><br />Jembatan Mahakam yang melintasi Sungai Mahakam dan membentang antara Kota Tenggarong dan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Sabtu (26/11/2011) sore runtuh. Jembatan yang dibangun tahun 1995 dengan panjang total 710 meter tersebut merupakan salah satu penghubung penting jalur lintas darat Tenggarong dengan Samarinda dan Balikpapan, Kalimantan Timur. Sedikitnya empat orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam peristiwa tersebut.</p>
<p><span id="more-341"></span></p>
<p>______________________________________________________________________________________</p>
<p><b><font color="blue">TENGGARONG</font></b> <font color="red">&#8211;</font> Pencarian dan pengangkatan kendaraan yang tenggelam di dasar Mahakam saat Jembatan Kartanegara runtuh pada Sabtu (26/11/2011) lalu terus dilakukan.</p>
<p>Hari ini, Rabu (7/12/2011) ini pencarian dan pengangkatan dilakukan dengan mengerahkan 12 penyelam dalam (dislambaer) dan 16 penyelam scuba di sekitar jembatan Kartanegara yang runtuh, Rabu (7/12/2011).</p>
<p>Penyelam dalam itu beranggotakan TNI AL dari Surabaya dan Kesultanan Kutai Kertanegara. Sedangkan penyelam scuba terdiri dari anggota Brimob Polda Kaltim, Paskas TNI AU, SAR, Kaltim Prima Coal (KPC), Linmas Kota Bontang, Kesultanan Kutai/VICO, dan Polair.</p>
<p>&#8220;Penyelam dislambaer ini masuk di kedalaman lebih 30 meter,&#8221; kata Abram B Kolimon, Kepala Subseksi Operasi Kantor SAR Balikpapan, di lokasi.</p>
<p>Hingga pukul 11.30 Wita ini penyelaman belum dilakukan. &#8220;Arus masih kuat, sekitar 1,6 knot&#8221; katanya.</p>
<p><b>Editor : Soegeng Haryadi<br />
Sumber : Kompas.com<br />
Sriwijaya Post &#8211; Rabu, 7 Desember 2011 11:28 WIB</b></p>
<p><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-8a_-_jembatan.gif?w=610&#038;h=48" alt="" width="610" height="48" /></p>
<p><b><font color="blue">JAKARTA</font></b> <font color="red">&#8211;</font> Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menemukan sejumlah kelemahan pada titik buhul atau sambungan antara kabel vertikal dan kabel utama Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar).</p>
<p>&#8220;Tim Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan) PU telah membawa bagian-bagian baja jembatan itu ke laboratorium ITB,&#8221; kata Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto menjawab pers di Jakarta, Kamis.</p>
<p>Dijelaskan, bagian-bagian baja pada titik sambung atau buhul itu akan diteliti dan diuji kualitas materialnya, apakah telah sesuai dengan spesifikasi saat perencanaan atau tidak.</p>
<p>Menurut Djoko, berdasarkan laporan di lapangan, keruntuhan jembatan diawali dengan putusnya titik buhul, pertemuan antara titik vertikal dan utama. </p>
<p>&#8220;Saat kejadian, titik itu yang terlemah di antara rangkaian. Ini masih akan diteliti di lab, karena belum diketahui kenapa putus,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut dia, kejadian ambruknya jembatan sepanjang 710 meter tersebut masih menimbulkan tanda tanya besar. </p>
<p>&#8220;Kuat adanya dugaan gaya atau beban yang melebihi kapasitas sehingga kabel-kabel tersebut dapat putus, sehingga menyebabkan jembatan ambrol,&#8221; katanya.</p>
<p>Padahal, kata Djoko, pada saat awal diresmikan 2001, telah dilakukan uji coba dengan menjejerkan truk-truk besar di atas jembatan untuk menguji kualitas dan kekuatan jembatan menahan beban kendaraan.</p>
<p>&#8220;Saat dipenuhi truk-truk muatan, tidak terjadi apa-apa. Pertanyaan kenapa tiba-tiba patah? Ada beban atau gaya yang melebihi kapasitas, itu juga masih akan diteliti,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Namun, terkait siapa pihak yang harus bertanggung jawab, Djoko mengatakan hal tersebut belum dapat disimpulkan, karena masih harus dilakukan perhitungan dan bukti-bukti konkret.</p>
<p>&#8220;Secara teori tanggung jawab tersebut dapat dilimpahkan baik pada sisi perencanaan, pemeliharaan, konstruksi, maupun pengoperasian,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Akan tetapi, katanya menegaskan, hal tersebut harus diperiksa secara detail agar tidak ada pihak yang dirugikan.</p>
<p>&#8220;Dari perhitungan dan uji lab akan ditemukan secara persis penyebab utama kesalahannya ada dimana,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebelumnya, Dirjen Bina Marga Kementerian PU, Djoko Murjanto mengakui hingga saat ini, petunjuk teknis dan prosedur standar pemeliharaan jembatan gantung dan bentang baja panjang di Indonesia, belum ada.</p>
<p>Oleh karena itu, kata Dirjen Bina Marga, pihaknya akan membentuk Komisi Keamanan Jembatan Baja Bentang Panjang.</p>
<p>Tugas utamanya, antara lain, melakukan audit menyeluruh tentang keamanan jembatan bentang panjang di seluruh Indonesia.</p>
<p><b>Editor : Soegeng Haryadi<br />
Sumber : Antara<br />
Sriwijaya Post &#8211; Jumat, 2 Desember 2011 09:48 WIB</b></p>
<p><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-9a_-_jembatan.gif?w=610&#038;h=48" alt="" width="610" height="48" /></p>
<p><b><font color="blue">TENGGARONG</font></b> <font color="red">&#8211;</font> Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mendeteksi adanya sebuah bus di bawah reruntuhan Jembatan Kertanegara yang ambruk ke dasar Sungai Mahakam, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Dari tujuh titik indikasi obyek hasil side scan sonar analisis BPPT, telah dilakukan penandaan di dua titik oleh tim SAR. Berdasarkan penyelaman maka salah satu dari 2 titik tersebut adalah bus yang tenggelam bersama runtuhnya jembatan.</p>
<p>&#8220;Jadi dugaan adanya bus yang ikut tenggelam saat jembatan runtuh ternyata dapat dideteksi,&#8221; kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (1/12/2011) pagi.</p>
<p>Sedangkan lima titik lainnya, menurut Sutpo, akan dilakukan marking oleh tim BPPT bersama tim Brimob dan Kopaska pada pagi ini. &#8220;Siang hari ini, akan dilakukan pemetaan multibeam untuk mengetahui profil tiga dimensi secara vertikal lebih detil,&#8221; jelas Sutopo.</p>
<p>Side scan sonar dan multibeam echosounder merupakan alat yang biasanya dioperasikan di kapal riset Baruna Jaya BPPT untuk survei laut di berbagai perairan di Indonesia.</p>
<p><b>Editor : Soegeng Haryadi<br />
Sumber : Tribun Kaltim<br />
Sriwijaya Post &#8211; Kamis, 1 Desember 2011 09:59 WIB</b></p>
<p><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-10a_-_jembatan.gif?w=610&#038;h=48" alt="" width="610" height="48" /><br /><a><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/kukar-4.jpg?w=610&#038;h=320" alt="" width="610" height="320" /></a><br />Salah satu bagian badan Jembatan Kutai Kartanegara yang terbenam ke dalam Sungai Mahakam setelah ambruk pada Sabtu lalu. Diperkirakan, hingga hari ini masih ada 19 jenazah korban jembatan itu terbenam di dasar sungai.</p>
<p><b><font color="blue">TENGGARONG</font></b> <font color="red">&#8211;</font> Diduga, 19 jasad korban ambruknya Jembatan Kartanegara di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur masih terbenam di dasar Sungai Mahakam.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan data laporan korban hilang, ada 19 korban diperkirakaan masih berada di dalam sungai dan kemungkinan terjebak dalam kendaraan,&#8221; ungkap Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan Polda Kaltim, Ajun Komisaris Besar Budi Heryadi, kepada wartawan di Tenggarong, Kamis (1/12/2011).</p>
<p>Informasi yang diperoleh dari Posko Laporan Korban Runtuhnya Jembatan Kartanegara di Rumah Sakit Parikesit Tenggarong, siang ini salah seorang warga melaporkan keluarganya yang bernama Ruslan warga Jalan KH Dewantara, hilang. </p>
<p>&#8220;Data orang hilang terkait ambruknya Jembatan Kartanegara pada Kamis pagi masih 18 orang, namun siang ini ada lagi warga yang melaporkan kehilangan keluarganya sehingga jumlah seluruhnya menjadi 19 orang yang masih dalam pencarian,&#8221; kata Budi Heryadi.</p>
<p>Jumlah tersebut, kata Budi Heryadi yang juga menjabat Ketua Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kaltim, masih mungkin akan bertambah. &#8220;Tidak menutup kemungkinan bertambah, namun fokus pencarian saat ini yakni pada data korban yang hilang yang ada saat ini,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Ada juga dua orang yang sebelumnya dilaporkan hilang, tetapi setelah dicek melalui telepon, ternyata orang itu masih hidup dan berada di tempat lain. Sayangnya, pihak keluarga yang melaporkan tidak mengkonfirmasi kembali jika ternyata keluarganya masih hidup,&#8221; ungkap Budi Heryadi. </p>
<p>Berdasarkan pantauan hingga Kamis siang atau hari keenam pasca ambruknya Jembatan Kartanegara, pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Tim SAR terlihat terus melakukan penyisiran di lokasi ambruknya Jembatan Kartanegara hingga radius lebih sepuluh kilometer untuk mencari korban yang terapung.</p>
<p>Sementara, proses penyelaman kembali dihentikan akibat adanya pergeseran tiang jembatan hingga dua centimeter.</p>
<p><b>Editor : Soegeng Haryadi<br />
Sumber : Antara<br />
Sriwijaya Post &#8211; Kamis, 1 Desember 2011 12:42 WIB</b></p>
<p><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-14a_-_jembatan.gif?w=610&#038;h=48" alt="" width="610" height="48" /><a href="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/kukar-3.jpg"><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/kukar-3.jpg?w=610&#038;h=320" alt="" width="610" height="320" /></a><br />Situasi terkini Jembatan Kukar setelah ambruk pada hari Sabtu lalu</p>
<p><b><font color="blue">JAKARTA</font></b> <font color="red">&#8211;</font> Sebanyak 12 ponton dan tug boat disiapkan untuk menarik badan Jembatan Kutai Kartanegara, yang akan diangkat balon-balon berukuran besar hari ini.</p>
<p>Langkah ini dilakukan, setelah balon-balon udara tersebut diikatkan ke rangka jembatan yang saat ini sudah berada di dasar sungai Mahakam.</p>
<p>&#8220;Balon yang digunakan berukuran 8 meter x 4 meter atau 14 meter x 4 meter. Sebelum diisi angin bentuknya seperti kasur, seperti perahu karet, atau mainan anak-anak. Balon tersebut sebelumnya diikat pada rangka jembatan yang tenggelam, lalu diisi angin secara cepat,&#8221; ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, di Jakarta, Rabu (30/11/2011)..</p>
<p>&#8220;Secara teori badan jembatan akan terangkat sedikit. Saat itulah kemudian akan ditarik dengan tug boat. Saat ini 12 ponton dan tug boat sedang disiapkan untuk menarik puing kerangka jembatan, dengan metode balon,&#8221; tambah Sutopo.</p>
<p>Menurut Sutopo, untuk mengetahui posisi badan jembatan yang tenggelam secara akurat, Tim SAR telah menggunakan side scan sonar (sonar yang ditembakkan di satu arah yang kemudian pantulannya ditangkap di tempat lain). Ini adalah bagian dari teknologi pantulan suara secara berlapis (multibeam echosounder) yang digunakan pada pengangkatan badan jembatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Tadi malam pukul 21.00 Wita sudah dilaksanakan side scan sonar. Data sedang diolah, dan pagi ini dilanjutkan dengan multibeam echosounder. Tim SAR menunggu hasil side scan sonar,&#8221; ujarnya.</p>
<p><b>Editor : Soegeng Haryadi<br />
Sumber : Kompas.com<br />
Sriwijaya Post &#8211; Rabu, 30 November 2011 10:22 WIB</b></p>
<p><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-15a_-_jembatan.gif?w=610&#038;h=48" alt="" width="610" height="48" /></p>
<p><b><font color="blue">TENGGARONG</font></b> <font color="red">&#8211;</font> Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura HAM Salehoeddin II, Jumat (2/13) sore, melakukan kegiatan ritual di atas Sungai Mahakam, tepatnya di lokasi ambruknya Jembatan Kartanegara.</p>
<p>Dengan menggunakan kapal kayu motor, Sultan yang berusia sekitar 87 tahun itu bertolak dari dermaga pemerintah kabupaten depan Museum Mulawarman Tenggarong menuju ke hilir tepatnya ke lokasi Jembatan Kartanegara yang ambruk pada Sabtu (26/11).</p>
<p>Turut mendampingi Sultan antara lain Wakil Bupati Kukar HM Ghufron Yusuf, para Asisiten Setkab Kukar yaitu Edy Damansyah dan H Bahrul, Sekretaris Kabupaten Kukar HAPM Haryanto Bachroel, tiga pimpinan penyelam dari Basarnas, Pasukan Katak dan Brimob serta beberapa kepala instansi lainnya.</p>
<p>Turunnya Sultan ke Jembatan Kartanegara yang ambruk itu untuk melakukan ritual &#8220;Sawai&#8221; dan mendoakan agar musibah segera berlalu serta pekerjaan evakuasi yang dilakukan Tim SAR berjalan lancar.</p>
<p>Di bagian depan tepat di belakang juragan kapal, Sultan bersila di atas tempat duduk segi empat mirip bantal berwarna kuning, yang di bawahnya dialasi karpet lembut berwarna merah hati.</p>
<p>Di dekat Sultan tampak tiga buah bokor berwarna emas yang juga dialasi dengan baki berwarna keemasan, masing-masing berisikan beras kuning, air kembang yang diisi tiga anyaman anyaman pucuk daun kelapa mirip ketupat namun agak kecil, dan satu bokor lagi diisi air yang dilengkapi anyaman berbentuk sendok. Serta satu lagi wadah berwarana perak yang juga berisi beras kuning.</p>
<p>Baru sesaat setelah juragan kapal mendorong tongkat pengatur kecepatan kedepan menuju kehilir, tampak Sultan yang saat itu mengenakan batik biru berkacamata hitam menoleh ke kiri dan ke kanan kapal. Lalu diambilnya segenggam beras kuning dan dihamburkannya ke air sungai di sisi kanan dan kiri Kapal.</p>
<p>Sesaat sebelum tiba di lokasi runtuhnya jembatan, juragan kapal menghentikan laju kapalnya setelah mendengar di Handy Taky (HT) bahwa Dandim 0906 Tenggarong Dendy Suryadi dan Kapolres Kukar I Gusti Kade Budhi Harryarsana akan bergabung bersama Sultan, mereka berdua diantar speed boat ke kapal kayu tersebut.</p>
<p>Setelah itu Sultan kembali menggenggam beras kuning beberapa saat lalu memanggil satu persatu pimpinan penyelam dan memberikan beras kuning tersebut ke tangan kanan mereka secara bergantian.</p>
<p>&#8220;Ini dibawa ya,&#8221; ujar Sultan singkat.</p>
<p>Kapal pun kembali bergerak perlahan mendekat ke arah jembatan, seiiring dengan itu Sultan juga bergeser ke haluan kapal dan duduk menghadap ke arah reruntuhan.</p>
<p>Beras kuningpun lagi-lagi digenggamnya, namun kali ini sepintas terdengar Sultan memberikan salam lalu seterusnya tak terdengar karena suara mesin kapal juga juga menderu pelan.</p>
<p>Sambil berkata-kata itu Sultan lalu beberapa kali menaburkan beras kuning ke Mahakam di arah tengah-tengah jembatan roboh.</p>
<p>Setelah itu tiga pejabat dipanggil ke hadapan Sultan untuk bersama-sama menarik anyaman yang berbentuk ketupat di kedua sisinya hingga terlepas dan dibuang kearah belakang pejabat lalu jatuh ke Mahakam, Ketikai Lepas demikian nama prosesi ini. </p>
<p>Tiga pejabat tersebut Pertama HM Ghufron, lalu Dendy Suryadi dan terakhir I Gusti Kade Budhi Harryarsana. Prosesi tersebut mengakhiri aktivitas Sultan di sekitar jembatan tersebut, dan kapal pun putar haluan untuk kembali ke dermaga Pemkab.</p>
<p><b>Editor : Soegeng Haryadi<br />
Sumber : Antara<br />
Sriwijaya Post &#8211; Sabtu, 3 Desember 2011 05:32 WIB</b></p>
<p><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-11a_-_jembatan.gif?w=610&#038;h=48" alt="" width="610" height="48" /><br /><a href="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/kukar-4.jpg"><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/kukar-4.jpg?w=610&#038;h=320" alt="" width="610" height="320" /></a><br />Jembatan Mahakam II yang melintasi Sungai Mahakam dan membentang antara Kota Tenggarong dan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Sabtu (26/11/2011) sore runtuh. Jembatan yang dibangun tahun 1995 dengan panjang total 710 meter tersebut merupakan salah satu penghubung penting jalur lintas darat Tenggarong dengan Samarinda dan Balikpapan, Kalimantan Timur.</p>
<p><b><font color="blue">TENGGARONG</font></b> <font color="red">&#8211;</font> Satu lagi korban runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, ditemukan tim SAR gabungan, pagi ini. Dengan demikian, sudah 20 korban ditemukan meninggal.</p>
<p>Korban ditemukan mengapung di permukaan Sungai Mahakam, sekitar 3 km dari jembatan yang rubuh. Korban ditemukan sekitar pukul 08.00 Wita.</p>
<p>&#8220;Belum diidentifikasi apakah yang ditemukan ini wanita atau laki laki,&#8221; ujar Rebli, dari Basarnas Balikpapan. Jenazah langsung dibawa ke rumah sakit untuk diidentifikasi.</p>
<p><b>Editor : Soegeng Haryadi<br />
Sumber : Kompas.com<br />
Sriwijaya Post &#8211; Kamis, 1 Desember 2011 10:19 WIB</b></p>
<p><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-12a_-_jembatan.gif?w=610&#038;h=48" alt="" width="610" height="48" /></p>
<p><b><font color="blue">TENGGARONG</font></b> <font color="red">&#8211;</font> Tim evakuasi menargetkan dapat mengangkat obyek yang diduga sebagai bus dari dasar Sungai Mahakam pada Selasa (6/12/2011) ini. Namun, hingga siang ini tim penyelam masih terkendala kuatnya arus sungai.</p>
<p>Koordinator evakuasi Komisaris Bambang Wiji Asmoro mengatakan, arus bawah Sungai Mahakam yang mencapai 2 knot hingga Selasa siang menghambat proses evakuasi. Penyelam belum dapat diturunkan karena dapat membahayakan keselamatan.</p>
<p>Rencananya, obyek yang diduga kendaraan ini diangkat dengan alat berat. Penyelam bertugas memastikan posisi obyek tersebut dan memasangkan alat pengait sebelum obyek diangkat.</p>
<p>Obyek yang diduga bus sepanjang 5,7 meter didapat dari hasil pencitraan alat side scan sonar dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).</p>
<p>Pada Senin lalu, tim sempat menurunkan BPPT sebelumnya juga melansir terdapat 13 obyek yang diduga kendaraan, termasuk bus tersebut tenggelam di dasar Sungai Mahakam. Namun, kini diperkirakan tersisa 12 kendaraan setelah tim evakuasi berhasil mengangkat satu kendaraan Daihatsu Xenia pada Minggu (4/12) lalu.</p>
<p><b>Editor : Soegeng Haryadi<br />
Sumber : Kompas.com<br />
Sriwijaya Post &#8211; Selasa, 6 Desember 2011 13:22 WIB</b></p>
<p><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-13a_-_jembatan.gif?w=610&#038;h=48" alt="" width="610" height="48" /></p>
<p><b><font color="blue">TENGGARONG</font></b> <font color="red">&#8211;</font> Sebuah mobil yang terjebak di kerangka Jembatan Kartanegara sudah bergeser karena arus, sementara petugas mendeteksi ada tujuh obyek diduga mobil, masih berada di dalam Sungai Mahakam.</p>
<p>&#8220;Kecepatan arus di bawah sungai lebih dari dua knot sehingga kendaraan yang sebelumnya terjebak sudah bergeser keluar dari kerangka jembatan,&#8221; ungkap Kapolda Kaltim, Inspektur Jenderal Polisi Bambang Widaryatmo, kepada wartawan di Tenggaorong, Jumat.</p>
<p>Terdapat tujuh benda yang diduga mobil, kata Bambang Widaryatmo, berhasil dideteksi oleh sonar tiga dimensi Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi berada di dalam Sungai Mahakam.</p>
<p>&#8220;Tersisa satu benda yang diduga mobil masih berada di dalam kerangka jembatan sementara sisanya sudah bergeser. Para penyelam terus berupaya mencari objek tersebut tetapi karena arus dibawah sungai cukup deras sehingga proses pencarian sedikit terhambat,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Kami sudah menyiapkan tali untuk mengikat objek itu tetapi karena arus sangat kuat sehingga sulit ditemukan namun saat ini kerangka jembatan sudah diikat dan diberi tanda sehingga sewaktu-waktu bisa ditarik,&#8221; ungkap Bambang Widaryatmo.</p>
<p>Tiang pylon Jembatan Kartanegara yang sebelumnya mengalami kemiringan hingga dua cm, lanjut Bambang Widaryatmo, saat ini sudah dalam kondisi aman.</p>
<p>&#8220;Tiang pylon jembatan sudah aman dan kami juga telah berkoordinasi dengan pihak Pekerjaan Umum dan sejak kemarin mereka telah melakukan pengelasan,&#8221; kata Bambang Widaryatmo.</p>
<p>Polisi, kata dia, juga masih mempertimbangkan untuk mengizinkan ponton pengangkut batubara melintas di lokasi bekas ambruknya Jembatan Kartanegara tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami masih berkoordinasi dengan berbagai pihak, apakah jalur tersebut sudah bisa dilalui pontong batubara atau tidak. Jika gelombang yang ditimbulkan ponton batubara menimbulkan getaran yang membahayakan tiang jembatan maka kita tidak akan mengizinkannya,&#8221; kata Bambang Widaryatmo.</p>
<p><b>Editor : Soegeng Haryadi<br />
Sumber : Antara<br />
Sriwijaya Post &#8211; Sabtu, 3 Desember 2011 06:06 WIB</b></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/palembangit2.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/palembangit2.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/palembangit2.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/palembangit2.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/palembangit2.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/palembangit2.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/palembangit2.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/palembangit2.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/palembangit2.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/palembangit2.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/palembangit2.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/palembangit2.wordpress.com/341/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/palembangit2.wordpress.com/341/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/palembangit2.wordpress.com/341/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=341&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/07/28-penyelam-dikerahkan-ke-dasar-mahakam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61439429e361d8ab9473fddf54bc6687?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">M. Ridwan (Iwan Lemabang).</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/kukar-5.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-8a_-_jembatan.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-9a_-_jembatan.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-10a_-_jembatan.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/kukar-4.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-14a_-_jembatan.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/kukar-3.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-15a_-_jembatan.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-11a_-_jembatan.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/kukar-4.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-12a_-_jembatan.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-13a_-_jembatan.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Perumahan Guru di Pagar Dewa Bak Kandang Kambing</title>
		<link>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/07/perumahan-guru-di-pagar-dewa-bak-kandang-kambing/</link>
		<comments>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/07/perumahan-guru-di-pagar-dewa-bak-kandang-kambing/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 09:16:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Lemabang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sumsel]]></category>
		<category><![CDATA[Muaraenim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://palembangit2.wordpress.com/?p=339</guid>
		<description><![CDATA[Tampak salah satu perumahan guru SDN Pagar Dewa, Kecamatan Benakat, Muaraenim, yang terpaksa ditinggalkan penghuninya karena takut tertimpa material bangunan. Padahal sebelumnya bangunan tersebut dimanfaatkan para guru terutama yang belum berkeluarga dan tempat tinggalnya jauh untuk tempat tinggal. ___________________________________________________________________________________ MUARAENIM &#8211; Kondisi rumah dinas guru SDN Pagar Dewa, Kecamatan Benakat, Muaraenim, benar-benar kondisinya memprihatinkan seperti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=339&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/nyaris-ambruk.jpg"><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/nyaris-ambruk.jpg?w=551&#038;h=320" alt="" width="551" height="320" /></a><br />Tampak salah satu perumahan guru SDN Pagar Dewa, Kecamatan Benakat, Muaraenim, yang terpaksa ditinggalkan penghuninya karena takut tertimpa material bangunan. Padahal sebelumnya bangunan tersebut dimanfaatkan para guru terutama yang belum berkeluarga dan tempat tinggalnya jauh untuk tempat tinggal.</p>
<p><span id="more-339"></span></p>
<p>___________________________________________________________________________________</p>
<p><b><font color="blue">MUARAENIM</font></b> <font color="red">&#8211;</font> Kondisi rumah dinas guru SDN Pagar Dewa, Kecamatan Benakat, Muaraenim, benar-benar kondisinya memprihatinkan seperti kandang kambing dan terancam roboh. Akibat para guru memilih mengungsi ke tempat tinggal masing-masing.</p>
<p>Dari pengamatan di lapangan kemarin, kondisi bangunan rumah dinas guru SDN Pagar Dewa, terbuat dari papan dan atap seng sebanyak tiga buah rumah, nyaris ambruk. Sebagian atap seng dan kayu sudah roboh dan menimpa bangunan sehingga cukup membahayakan anak-anak sekolahnya.</p>
<p>Menurut Kades Pagar Dewa, Yusron, pihaknya cukup prihatin dengan kondisi perumahan guru tersebut. Sejak dibangun tahun 1981 hingga sekarang belum pernah di rehab. Selain itu juga tiga lokal gedung belajar dan mobiliernya kondisinya juga memprihatinkan. Padahal sekolah tersebut adalah sekolah induk di desanya namun kondisinya sebagian rusak berat terutama untuk perumahan dinas guru.</p>
<p>Akibat rusaknya perumahan guru tersebut, para tenaga pengajarnya terpaksa pulang ke desa masing-masing atau mencari rumah kontrakan. Imbasnya tentu ke proses belajar dan mengajar siswa, sebab jika para tenaga pengajarnya pulang ke desa masing-masing terutama yang letaknya jauh tentu resikonya mereka akan tidak bisa selalu tepat waktu untuk datang ke sekolah untuk mengajar, apalagi pada saat musim penghujan.</p>
<p>Selain itu juga, sarana dan prasarana sekolah masih cukup kurang seperti perpustakaan, kegiatan ekstra kurikuler sekolah dan sebagainya. Untuk perumahan guru, selama ini selalau ditempati oleh guru, namun sejak tahun 2011, tidak lagi ditempati sebab kondisinya sudah rusak berat dan mereka takut kena timpa reruntuhan bangunan tersebut.</p>
<p>“Coba bapak lihat sendiri kondisi sekolahnya, terlihat kusam dan sudah mulai banyak yang rusak. Memang para guru segan ngomong, tetapi saya tahu keluhan mereka. Jangan mereka, kami saja warga desa sini merasa gerah melihat sarana dan prasarana sekolah tersebut,” pungkas Kades.</p>
<p><b>Penulis : Ardani Zuhri<br />
Editor : Soegeng Haryadi<br />
Sriwijaya Post &#8211; Rabu, 7 Desember 2011 06:22 WIB</b></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/palembangit2.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/palembangit2.wordpress.com/339/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/palembangit2.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/palembangit2.wordpress.com/339/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/palembangit2.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/palembangit2.wordpress.com/339/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/palembangit2.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/palembangit2.wordpress.com/339/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/palembangit2.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/palembangit2.wordpress.com/339/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/palembangit2.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/palembangit2.wordpress.com/339/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/palembangit2.wordpress.com/339/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/palembangit2.wordpress.com/339/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=339&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/07/perumahan-guru-di-pagar-dewa-bak-kandang-kambing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61439429e361d8ab9473fddf54bc6687?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">M. Ridwan (Iwan Lemabang).</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/nyaris-ambruk.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Puluhan Kendaraan Roda Dua Diamankan</title>
		<link>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/07/puluhan-kendaraan-roda-dua-diamankan/</link>
		<comments>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/07/puluhan-kendaraan-roda-dua-diamankan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 09:06:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Lemabang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Metro News]]></category>
		<category><![CDATA[Metropolis]]></category>
		<category><![CDATA[Palembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://palembangit2.wordpress.com/?p=337</guid>
		<description><![CDATA[Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Sumsel menggelar Operasi Zebra Musi 2011 di Jalan Angkatan 45 Palembang, Rabu (7/12/2011). ____________________________________________________________________________________ PALEMBANG &#8211; Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Sumsel menggelar Operasi Zebra Musi 2011 di Jalan Angkatan 45 Palembang, Rabu (7/12/2011). Pengendara yang hendak melintas baik kendaraan roda dua dan empat yang tidak memiliki kelengkapan langsung diamankan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=337&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/razia-5.jpg"><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/razia-5.jpg?w=551&#038;h=320" alt="" width="551" height="320" /></a><br />Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Sumsel menggelar Operasi Zebra Musi 2011 di Jalan Angkatan 45 Palembang, Rabu (7/12/2011).</p>
<p><span id="more-337"></span></p>
<p>____________________________________________________________________________________</p>
<p><b><font color="blue">PALEMBANG</font></b> <font color="red">&#8211;</font> Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Sumsel menggelar Operasi Zebra Musi 2011 di Jalan Angkatan 45  Palembang, Rabu (7/12/2011). Pengendara yang hendak melintas baik kendaraan roda dua dan empat yang tidak memiliki kelengkapan langsung diamankan dan di tilang.</p>
<p>Dalam Operasi Zebra Musi 2011 yang langsung dipimpin Panit PJR Polda Sumsel Ipda Makmun Nartawinata SH, memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan maupun kelengkapan kendaraan seperti spion yang melintas baik roda empat maupun roda dua.</p>
<p>Dari razia ini puluhan kendaraan roda dua dan dua kendaraan roda empat berhasil diamankan dan langsung dibawa ke kantor PJR Polda Sumsel di Jalan A Yani Plaju Palembang.</p>
<p>Menurut Ipda Makmun ketika ditemui di sela-sela razia, Operasi Zebra ini dilaksanakan untuk menciptakan tertib lalu lintas dan cipta kondisi menjelang natal dan tahun baru, sehingga jalan menjadi tertib dan aman saat berkendara.</p>
<p>&#8220;Semua kendaraan baik roda empat maupun roda dua kita periksa, bila tidak memiliki surat-surat akan kita tilang. Sedangkan bila kendaraannya tidak lengkap hanya kita kasih peringatan dan dihimbau untuk dilengkapi,&#8221; ujarnya.</p>
<p><b>Penulis : Ardiansyah<br />
Editor : Soegeng Haryadi<br />
Sriwijaya Post &#8211; Rabu, 7 Desember 2011 12:10 WIB</b></p>
<p><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-7a_-_razia.gif?w=551&#038;h=48" alt="" width="551" height="48" /><br /><a href="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/razia1.jpg"><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/razia1.jpg?w=551&#038;h=320" alt="" width="551" height="320" /></a><br />Seorang pengendara sepeda motor terbalik karena ditabrak pengendara lain saat berusaha kabur ketika melihat anggota Polisi yang menggelar razia.</p>
<p><b><font color="blue">PALEMBANG</font></b> <font color="red">&#8211;</font> Seorang pengendara sepeda motor terbalik karena ditabrak pengendara lain saat berusaha kabur ketika melihat anggota Polisi yang menggelar razia.</p>
<p>Peristiwa itu terjadi di Jalan Angkatan 45 Palembang, Rabu (7/12/2011) pagi menjelang siang ini.</p>
<p>Razia tersebut merupakan Operasi Zebra Musi 2011 yang digelar Polda Sumsel.</p>
<p><b>Penulis : Ardiansyah<br />
Editor : Soegeng Haryadi<br />
Sriwijaya Post &#8211; Rabu, 7 Desember 2011 12:06 WIB</b></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/palembangit2.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/palembangit2.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/palembangit2.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/palembangit2.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/palembangit2.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/palembangit2.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/palembangit2.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/palembangit2.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/palembangit2.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/palembangit2.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/palembangit2.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/palembangit2.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/palembangit2.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/palembangit2.wordpress.com/337/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=337&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/07/puluhan-kendaraan-roda-dua-diamankan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61439429e361d8ab9473fddf54bc6687?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">M. Ridwan (Iwan Lemabang).</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/razia-5.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-7a_-_razia.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/razia1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Jembatan Ampera tak Boleh Dilewati Kendaraan</title>
		<link>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/06/jembatan-ampera-tak-boleh-dilewati-kendaraan/</link>
		<comments>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/06/jembatan-ampera-tak-boleh-dilewati-kendaraan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 18:33:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Lemabang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Metro News]]></category>
		<category><![CDATA[Metropolis]]></category>
		<category><![CDATA[Palembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://palembangit2.wordpress.com/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[Jembatan Ampera Palembang. Romi Herton (kanan) ketika berbicara pada acara penyuluhan peningkatan Kesadaran Politik Masyarakat di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (6/12/2011). ______________________________________________________________________________ Wakil Walikota Palembang, H Romi Herton, mengatakan, setelah Jembatan Musi III dan Musi IV selesai dibangun, Jembatan Ampera, hanya akan digunakan untuk pejalan kaki. Jembatan Ampera tidak boleh dilewati seluruh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=286&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/ampera1.jpg"><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/ampera1.jpg?w=551&#038;h=320" alt="" width="551" height="320" /></a><br />Jembatan Ampera Palembang.</p>
<p><a href="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/ampera2.jpg"><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/ampera2.jpg?w=551&#038;h=320" alt="" width="551" height="320" /></a><br />Romi Herton (kanan) ketika berbicara pada acara penyuluhan peningkatan Kesadaran Politik Masyarakat di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (6/12/2011). <span id="more-286"></span></p>
<p>______________________________________________________________________________</p>
<p><b>Wakil</b> Walikota Palembang, H Romi Herton, mengatakan, setelah Jembatan Musi III dan Musi IV selesai dibangun, Jembatan Ampera, hanya akan digunakan untuk pejalan kaki.</p>
<p>Jembatan Ampera tidak boleh dilewati seluruh jenis kendaraan karena akan dijadikan jembatan bersejarah.</p>
<p>Pernyataan Romi tersebut disampaikan pada acara penyuluhan peningkatan Kesadaran Politik Masyarakat di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (6/12/2011).</p>
<p>Acara penyuluhan tersebut dihadiri pelajar SMA, mahasiswa, dan akademisi.</p>
<p>Menjawab pertanyaan salah satu peserta tentang Jembatan Ampera yang tidak bisa lagi turun naik, menurut Romi hidrolik jembatan dalam kondisi rusak.</p>
<p>Sementara untuk memperbaiki hidrolik yang rusak tersebut biayanya sama dengan membangun jembatan baru.</p>
<p><b>Penulis : Zaini<br />
Editor : Sudarwan<br />
Sriwijaya Post &#8211; Selasa, 6 Desember 2011 18:15 WIB</b></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/palembangit2.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/palembangit2.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/palembangit2.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/palembangit2.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/palembangit2.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/palembangit2.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/palembangit2.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/palembangit2.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/palembangit2.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/palembangit2.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/palembangit2.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/palembangit2.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/palembangit2.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/palembangit2.wordpress.com/286/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=286&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://palembangit2.wordpress.com/2011/12/06/jembatan-ampera-tak-boleh-dilewati-kendaraan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61439429e361d8ab9473fddf54bc6687?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">M. Ridwan (Iwan Lemabang).</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/ampera1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/ampera2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Harapkan Kontainer Sampah</title>
		<link>http://palembangit2.wordpress.com/2011/09/16/harapkan-kontainer-sampah/</link>
		<comments>http://palembangit2.wordpress.com/2011/09/16/harapkan-kontainer-sampah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 12:40:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Lemabang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Metro News]]></category>
		<category><![CDATA[Metropolis]]></category>
		<category><![CDATA[Palembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://palembangit2.wordpress.com/?p=276</guid>
		<description><![CDATA[SUTAN SYAHRIR &#8212; Permasalahan sampah di badan Jalan Sutan Syahrir Kelurahan 5 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) II, hingga kini belum mendapat jalan keluarnya. Pasalnya, lahan yang selama ini digunakan warga untuk membuang sampah telah ditutup si empunya tanah dengan seng. Namun warga tetap kekeuh membuang sampah di lokasi itu. Parahnya, seluruh sampah kini berserakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=276&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/09/kec2.jpg?w=630" alt="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/09/kec2.jpg?w=630" /> <b><font color="blue">SUTAN SYAHRIR</font></b> <font color="red">&#8212;</font> Permasalahan sampah di badan Jalan Sutan Syahrir Kelurahan 5 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) II, hingga kini belum mendapat jalan keluarnya. Pasalnya, lahan yang selama ini digunakan warga untuk membuang sampah telah ditutup si empunya tanah dengan seng.</p>
<p>Namun warga tetap kekeuh membuang sampah di lokasi itu. Parahnya, seluruh sampah kini berserakan di badan Jalan Sutan Syahrir yang berada tepat di samping tempat pemakaman umum (TPU) kandang kawat. Pihak Kelurahan pun kesulitan mencari lahan baru untuk pembuangan sampah tersebut. <span id="more-276"></span></p>
<p>&#8220;Dulu warga membuang sampah di lokasi ini tepat di atas lahan yang salah seorang warga. Mungkin, pemiliknya marah lalu menutup lahannya dengan cara di seng keliling lahannya. Akibatnya, warga tetap membuang sampah  ke badan jalan ini,&#8221; ujar Sulaiman, salah satu warga, kemarin (15/9).</p>
<p>Dikatakannya, mungkin warga telah terbiasa membuang sampah di lokasi itu. Sehingga kini lokasi itu tetap menjadi tempat pembuangan sampah bagi warga yang menetap di sekitar Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan 5 Ilir.</p>
<p>Ia berharap Pemerintah Kota Palembang menyediakan kontainer sampah di lokasi ini. Agar sampah tidak berserakan di badan jalan dan merusak keindahan kota dan tidak menimbulkan aroma yang tak sedap bagi pengendara yang melintas di kawasan ini. &#8220;Ya gimana lagi? Tidak ada lagi, tempat pembuangan sampah di Kelurahan 5 Ilir ini. Akhirnya, kita ikutan warga lainnya membuang sampah di sana. Karena tak ada lokasi pembuangan sampah yang baru,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Lurah 5 Ilir, Ismail menjelaskan, memang dulunya warga Kelurahan 5 Ilir selalu membuang sampah di lokasi tersebut. Setelah lahan itu ditutp pemiliknya, warga kesulitan mencari lokasi pembuangan baru. &#8220;Kita, masih kesulitan mencari lahan. Untuk, memindahkan lokasi pembuangan sampah bagi warga. Kita hanya meminta kepada Dinas Kebersihan Kota (DKK) Palembang untuk rutin mengangkut sampah agar tak berserakan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ismail berharap, agar lokasi itu mendapat sebuah kontainer sampah. Agar sampah yang dibuang warga, tak berserakan di badan jalan yang kerap dilalui kendaraan.  “ Minimal, bila ada kontainer sampah, kondisi sekitar jalan tidak terlalu jorok,” pungkasnya. <b><font color="blue">(mg 26)</font></b></p>
<p><b><font color="skyblue">SUMBER: Sumatera Ekspres, Jumat, 16 September 2011 02:21</font></b></p>
<p><img src="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/09/logo_01.gif?w=630" alt="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/09/logo_01.gif?w=630" /></p>
<p><img src="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/logo-02.gif?w=630" alt="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/logo-02.gif?w=630" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/palembangit2.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/palembangit2.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/palembangit2.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/palembangit2.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/palembangit2.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/palembangit2.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/palembangit2.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/palembangit2.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/palembangit2.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/palembangit2.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/palembangit2.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/palembangit2.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/palembangit2.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/palembangit2.wordpress.com/276/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=276&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://palembangit2.wordpress.com/2011/09/16/harapkan-kontainer-sampah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61439429e361d8ab9473fddf54bc6687?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">M. Ridwan (Iwan Lemabang).</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/09/kec2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/09/kec2.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/09/logo_01.gif" medium="image">
			<media:title type="html">http://lemabang.files.wordpress.com/2011/09/logo_01.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/logo-02.gif" medium="image">
			<media:title type="html">http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/logo-02.gif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tim Terus Semai Garam</title>
		<link>http://palembangit2.wordpress.com/2011/09/16/tim-terus-semai-garam/</link>
		<comments>http://palembangit2.wordpress.com/2011/09/16/tim-terus-semai-garam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 11:53:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Lemabang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Metro News]]></category>
		<category><![CDATA[Metropolis]]></category>
		<category><![CDATA[Palembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://palembangit2.wordpress.com/?p=273</guid>
		<description><![CDATA[DERAS: Hujan deras mengguyur Kota Palembang, kemarin (15/9). Tampak, seorang pengendara sepeda motor harus menggunakan jas hujan, sebagian lagi terpaksa berteduh. Di lain pihak, meski telah turun hujan namun tim UPT Hujan Buatan BPPT terus menyemai awan di langit Sumsel. ___________________________________________________________________________ PALEMBANG &#8212; Meskipun belum deras, hujan telah terjadi hampir di seluruh wilayah Sumatera Selatan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=273&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-1a_-_tim-terus-semai-garam.gif?w=551&#038;h=48" alt="" width="551" height="48" /><br /><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/09/spm_a0143.jpg?w=551&#038;h=320" alt="" width="551" height="320" /><br /><b>DERAS</b>: Hujan deras mengguyur Kota Palembang, kemarin (15/9). Tampak, seorang pengendara sepeda motor harus menggunakan jas hujan, sebagian lagi terpaksa berteduh. Di lain pihak, meski telah turun hujan namun tim UPT Hujan Buatan BPPT terus menyemai awan di langit Sumsel. <span id="more-273"></span></p>
<p>___________________________________________________________________________</p>
<p><b><font color="blue">PALEMBANG</font></b> <font color="red">&#8212;</font> Meskipun belum deras, hujan telah terjadi hampir di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Kemarin siang, hujan turun membasahi Kota Palembang dengan curah yang mungkin berbeda-beda. Ada yang deras, agak deras, bahkan gerimis. Waktunya juga cukup lama, 15-30 menit. namun tidak serentak. Turunnya hujan disyukuri tim pellaksana hujan buatan dari unit pelaksana teknis (UPT) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang terus berjibaku melakukan hujan buatan di Sumsel.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, kita bersyukur siang ini (kemarin) hujan turun,&#8221; kata koordinator lapangan (korlap) hujan buatan UPT BPPT, Sunu Tikno. Kemungkinan, hujan yang turun lumayan luas wilayahnya ini akumulasi dari tiga hari pelaksanaan penyemaian awan yang dilakukan tim BPPT. Di samping kondisi awan dan cuaca yang mendukung untuk turunnya hujan.</p>
<p>Kendati hujan telah turun, tim tetap melakukan penyemaian garam pada sejumlah wilayah udara di atas wilayah Sumsel. Dua pesawat Cassa 212-200 menyusuri langit OKI, Prabumulih dan Muara Enim. Kepala unit pelaksana teknis dinas (UPTD) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL) Dinas Kehutan (Dishut) Sumsel, Ahmad Taufik mengatakan, saat ini tren hotspot memang masih fluktuaktif.</p>
<p>&#8220;Untuk jumlah hotspot hari ini (kemarin), baru akan kita ketahui <em>update</em>-nya pukul 24.00 WIB. Tapi, untuk <em>update</em> data hotspot kemarin (dua hari lalu), jumlah <em>hotspot</em> tersisa 36 titik,&#8221; ujarnya. Jumlah ini berkurang banyak dibanding data 13 September lalu yang mencapai 80 titik. Pantauan satelit, hotspot terbanyak masih ditemukan di wilayah OKI.</p>
<p>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) SMB II Palembang menilai, hujan yang mengguyur Palembang kemarin siang bukanlah hujan buatan untuk memadamkan kebakaran lahan di Sumsel. &#8220;Itu hujan yang dihasilkan awan hujan. Hujan itu alamiah,&#8221; kata Kasi Observasi dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Agus Santosa.</p>
<p>Ia menjelaskan, awan pembawa hujan itu datangnya dari arah Timur Laut Jawa. Awan-awan hujan itu tercipta dari penguapan air laut dan bisa tiba dilangit Palembang melalui bantuan angin yang berhembus dari arah Tenggara. &#8220;Jadi ini bukan hujan yang dihasilkan dari hujan buatan,&#8221; katanya. Meskipun demikian, terjadinya hujan tak lepas pengaruhnya dari upaya pemerintah menciptakan hujan buatan untuk memadamkan kebakaran lahan. &#8220;Secara tidak langsung, menebar garam untuk membuat hujan buatan itu merangsang pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumsel,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Saat ini juga, kata Agus, sedang terjadi sirkulasi udara tertutup yang membantu proses terjadinya hujan alamiah di Palembang. Sehingga awan mendung yang menggantung di langit Palembang berhenti dan menurunkan hujan. &#8220;Faktor lain juga terjadinya fluktuasi cuaca,&#8221; katanya.</p>
<p>Agus mengatakan sejauh ini Palembang dan sekitarnya masih dalam masa musim kemarau. Hal itu menurutnya berdasarkan curah hujan yang dicatat oleh BMKG SMB II Palembang. Saat ini curah hujan sekitar 50 mm per 10 hari. Seharusnya kalau sudah masuk musim hujan curah hujan mencapai 150 mm.</p>
<p>Ia juga belum bisa memastikan kapan tepatnya musim hujan akan tiba. Alasannya karena zaman sekarang sering terjadi fluktuasi cuaca (tak menentu). Bisa saja musim hujan itu datangnya telat dari jadwal yang seharusnya karena anomali cuaca. &#8220;Kita terus mengikuti perkembangan cuaca terkait dengan hujan buatan dan kebakaran hutan yang melanda Sumsel,&#8221; pungkasnya. <b><font color="blue">(mg15/46)</font></b></p>
<p><b><font color="skyblue">SUMBER: Sumatera Ekspres, Jumat, 16 September 2011</font></b></p>
<p><img src="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/09/logo_01.gif?w=630" alt="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/09/logo_01.gif?w=630" /></p>
<p><img src="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/logo-02.gif?w=630" alt="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/logo-02.gif?w=630" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/palembangit2.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/palembangit2.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/palembangit2.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/palembangit2.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/palembangit2.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/palembangit2.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/palembangit2.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/palembangit2.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/palembangit2.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/palembangit2.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/palembangit2.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/palembangit2.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/palembangit2.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/palembangit2.wordpress.com/273/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=273&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://palembangit2.wordpress.com/2011/09/16/tim-terus-semai-garam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61439429e361d8ab9473fddf54bc6687?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">M. Ridwan (Iwan Lemabang).</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/teks-1a_-_tim-terus-semai-garam.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/09/spm_a0143.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/09/logo_01.gif" medium="image">
			<media:title type="html">http://lemabang.files.wordpress.com/2011/09/logo_01.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/logo-02.gif" medium="image">
			<media:title type="html">http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/logo-02.gif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bayi Berkepala Dua Akhirnya Meninggal</title>
		<link>http://palembangit2.wordpress.com/2011/09/12/bayi-berkepala-dua-akhirnya-meninggal/</link>
		<comments>http://palembangit2.wordpress.com/2011/09/12/bayi-berkepala-dua-akhirnya-meninggal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Sep 2011 18:48:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iwan Lemabang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sumsel]]></category>
		<category><![CDATA[Musi Banyuasin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://palembangit2.wordpress.com/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[Bayi pasangan Kusmadi (18) dan Santi (17) saat mendapat perawatan di RSUD Sekayu, Minggu (11/9). DOK SRIPOKU.COM/EKO ADIASAPUTRO. ___________________________________________________________________________ SEKAYU &#8212; Setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, bayi pasangan Kusmadi (18) dan Santi (17) meninggal dunia, Senin (12/9) sekitar pukul 00.30. Jenazah bayi yang terlahir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=270&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/bayi.jpg?w=551&#038;h=320" alt="" width="551" height="320" /><br />Bayi pasangan Kusmadi (18) dan Santi (17) saat mendapat perawatan di RSUD Sekayu, Minggu (11/9). DOK SRIPOKU.COM/EKO ADIASAPUTRO. <span id="more-270"></span></p>
<p>___________________________________________________________________________</p>
<p><b><font color="blue">SEKAYU</font></b> <font color="red">&#8212;</font> Setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, bayi pasangan Kusmadi (18) dan Santi (17) meninggal dunia, Senin (12/9) sekitar pukul 00.30.</p>
<p>Jenazah bayi yang terlahir dempet dada dengan dua kepala, dua tangan, dan tiga kaki ini langsung dibawa pihak keluarga ke rumahnya di Desa Tebingbulang Kecamatan Sungaikeruh dini hari itu juga.</p>
<p>Menurut keterangan pihak rumah sakit, pihaknya sudah berupaya menyelamatkan sang bayi dengan memberikan perawatan sebisanya.</p>
<p>Bayi tersebut sempat mendapatkan perawatan intensif di ruang NICU dan dibantu dengan incubator dan alat bantu oksigen, infus, dan bed sign monitor.</p>
<p>“Kita sudah berusaha mempertahankan kondisi bayi tersebut. Tapi ya, Allah berkehendak lain. Ia pun meninggal pukul 12 dini hari,” ujar Kabid Pelayanan RSUD Sekayu kepada Sripoku.com, Senin (12/9).</p>
<p>Sebelumnya, dr Angelina, asisten dokter yang menangani kasus bayi ini menjelaskan pihaknya sudah menyarankan untuk merujuk bayi tersebut ke RSMH Palembang. Namun di luar dugaan, pihak keluarga terutama ayah sang bayi justru menandatangani surat penolakan.</p>
<p>Ia mengatakan, kelahiran bayi dengan kelainan seperti ini bisa disebabkan banyak faktor.</p>
<p>Di samping karena pernikahan sedarah, kelainan seperti itu juga bisa dipicu pernikahan usia muda dan juga keturunan keluarga.</p>
<p>“Persoalan sebab musabab, tentu kita tidak tau banyak terkait pasien kami. Yang jelas kondisinya memang kurang bagus. Sependek pengetahuan saya, operasi kelainan jenis ini biasa dilakukan di RSCM,” ujarnya.</p>
<p><b><font color="skyblue">Penulis: Eko Adiasaputro<br />
Editor: Sudarwan<br />
Sriwijaya Post &#8211; Senin, 12 September 2011 19:29 WIB</font></b></p>
<p>Berita Terkait<br /><b><a href="http://palembangit2.wordpress.com/2011/09/11/bayi-dengan-2-kepala-3-kaki-3-tangan-dan-2-kelamin-lahir-di-muba">Bayi dengan 2 Kepala, 3 Kaki, 3 Tangan, dan 2 Kelamin Lahir di Muba</a></b></p>
<p><img src="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/logo-01.gif?w=474&#038;h=50" alt="" width="474" height="50" /></p>
<p><img src="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/logo-02.gif?w=500&#038;h=30" alt="" width="500" height="30" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/palembangit2.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/palembangit2.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/palembangit2.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/palembangit2.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/palembangit2.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/palembangit2.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/palembangit2.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/palembangit2.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/palembangit2.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/palembangit2.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/palembangit2.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/palembangit2.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/palembangit2.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/palembangit2.wordpress.com/270/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=palembangit2.wordpress.com&amp;blog=25813716&amp;post=270&amp;subd=palembangit2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://palembangit2.wordpress.com/2011/09/12/bayi-berkepala-dua-akhirnya-meninggal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61439429e361d8ab9473fddf54bc6687?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">M. Ridwan (Iwan Lemabang).</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://palembangit2.files.wordpress.com/2011/12/bayi.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/logo-01.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://lemabang.files.wordpress.com/2011/08/logo-02.gif" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
